Minimalisir Lakalatas Awaludin Himbau Peran Aktif Orang Tua Penting

Penulis: AlfondswodiEditor: Redaksi Gawai.co
  • Bagikan
Kasat Lantas Polres Bitung AKP Awaludin Puhi SIK. (Doc Foto: Gawai.co)

Editor: Redaksi Gawai.co

BITUNG (Gawai.co) – Tabrakan maut antara truk tronton dengan kendaraan roda dua, di jalan raya Kelurahan Danowudu, Kecamatan Ranowulu – Kota Bitung mengakibatkan empat remaja meninggal dunia. Selasa (01/06).

Dari informasi yang dirampung oleh sejumlah awak media, jenis kendaraan truk tronton dengan nomor Polisi DB 8238 CF berwarna hijau yang dikemudikan oleh SR (59) datang dari arah Girian.

Sementara keempat remaja diketahui; Reifandi Porawow (17) membonceng tiga temannya yakni Yonathan Walukow (16), Loveli Supit (16) dan Wahyu Monto (21), satu diantaranya adalah warga Kelurahan Duasudara dan ketiganya adalah warga Kelurahan Danowudu, Kecamatan Ranowulu.

Keempat remaja ini sebelum kejadian mengunakan kendaraan roda dua jenis Suzuki Satria FU berwarna hitam, dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan dan kemudian di tikungan jalan raya Danowudu keduanya terjadi tabrakan.

Menurut Kasat Lantas Polres Bitung AKP Awaludin Puhi SIK, diduga kendaraan roda dua yang ditumpanggi oleh keempat remaja ini saat mengemudi dalam keadaan kecepatan tinggi.

“Kondisi jalan yang kurang lebar serta sedikit menikung serta dimensi kendaran truk tronton yang lebar dan disaat melintas truk tersebut sedikit agak ketengah jalan, sehingga menyebabkan keduanya saling tabrakan,” ujar Kasat Lantas Polres Bitung.

Akibatnya dua di antara keempat remaja ini meninggal di TKP, dan keduanya sempat dilarikan kerumah sakit dan akhirnya meninggal dunia.

“Pengemudi dan sejumlah barang bukti saat ini sudah diamankan di Makopolres Bitung, guna pengembangan kasus ini,” ungkap Awaludin.

Melalui peristiwa maut ini, Kasat Lantas menghimbau kepada orang tua untuk lebih mendisplikan kepada anak-anak dalam memberikan izin berkendaraan.

“Orang tua harus benar-benar disiplin dalam memberika izin kepada anak-anak ketika memberikan kendaraan, apalagi saat kejadian sudah larut malam,” tandasnya.

Dimana disaat kejadian dan hasil olah TKP ditemukan kendaraan tidak dilengkapi surat-surat dan pengendara tidak memiliki SIM serta tak mengunakan helm dan berbonceng empat.

Mantan Kasat Lantas Polres Sangihe ini mengharakan peran serta masyarakat dalam tertib berlalu lintas merupakan prioritas utama guna keselamatan kita bersama.

“Peran serta lapisan masyarakat penting dalam meminimalisir kecelakaan lalulintas. Dalam hal ini peran aktif orang tua sangat dibutuhkan,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *