Bupati Bolmong Sambut Kunjungan Pangdam XIII Merdeka Bersama Kapolda Sulut ke Kampung Tangguh

Editor: Redaksi Gawai
  • Bagikan
Yasti Saat Menyambut Kunjungan Pangdam XIII Merdeka Bersama Kapolda Sulut ke Kampung Tangguh. (Foto: Ist)

 

Editor: Redaksi Gawai

BOLMONG, (Gawai.co) – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow menyambut baik kedatangan dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Santos G Matondang dan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol. Nana Sudjana, di Kabupaten Bolmong, Kamis, (17/6/2021).

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow menyampaikan mengucapkan, selamat dagang dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Sulut, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos G Matondang atas kunjungan di Kabupaten Bolmong.

“Ini menandakan ada perhatian khusus dari Forkopimda Sulut kepada Kabupaten Bolmong. Mudah-mudahan kunjungan ini ada pertanda baik untuk Bolmong,” kata Yasti.

Yasti meyakini dengan adanya sinergi antar lembaga seperti ini, dapat memberikan keamanan dan kedamaian di daerah.

“Saya percaya sinergi kita semua dapat mewujudkan keamanan dan kenyamanan di daerah. Sehingga, proses pembangunan di daerah dapat berjalan dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana dalam sambutannya mengatakan Kunker tersebut dalam rangka melihat bagaimana kesiapan Kampung Tangguh Nasional (KTN) dan juga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

Dijelaskan, jumlah desa yang ditetapkan sebagai kampung tangguh di Provinsi Sulut berjumlah 1.838, kemudian dari TNI dan Polri sudah membuat posko kampung tangguh nasional sudah sebanyak 1.188 desa.

Selain itu berdasarkan instruksi Mendagri Nomor 3 tahun 2021 terkait PPKM Berskala Mikro, TNI dan Polri bersama Pemerintah Provinsi dan Daerah , juga sudah membentuk sekitar 1.845 PPKM berskala mikro.

Lanjutnya, kampung tangguh dan PPKM mikro sudah dilaksanakan di seluruh Indonesia. Dimana intinya setiap desa ataupun lingkungan harus tangguh terhadap berbagai permasalahan yang ada, termasuk tangguh terhadap upaya dalam mencegah masuknya penularan covid-19.

“Kunker ini selain menjalin silaturahmi yang baik dengan pemerintah maupun masyarakat, kami juga turut mengecek kesiapan ataupun aktivitas daripada PPKM dan Kampung Tangguh Nasional yang ada di Desa Bakan. Seperti pernah disampaikan, desa ini pernah terkena covid-19, bermula dari 1 orang hingga menyebar kepada 35 orang, dan Alhamdulillah saat ini sudah sembuh semua atau sudah negatif dan masuk di zona hijau,” kata Sudjana.

Ia juga menyebut saat ini dari 15 kabupaten/Kota yang berada di wilayah Sulut masih satu kabupaten yang masuk zona orange, yakni Minahasa Utara (Minut), selebihnya sudah zona kuning.

“Kami dalam hal ini TNI, Polri dan Pemda akan terus memaksimalkan atau berupaya, minimal mempertahankan zona yang kuning. Selain itu di beberapa kegiatan kami tekankan untuk penambahan pembentukan kampung tangguh nasional dan PPKM berskala mikro. Juga kegiatan lapangan yakni kegiatan operasi yustisi dalam rangka memberikan perlindungan sekaligus menekankan kepada masyarakat supaya terus disiplin menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Sekadar diketahui, ikut seta dalam rombongan ke Bolmong, masing-masing Walikota Kotamobagu Tatong Bara, Ketua DPRD Kotamobagu Meiddy Makalalag, Dandim 1303 Letkol Raja Gunung Nasution dan Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetyo. (Tim Gawai)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *