2400 Box Makan Setiap Harinya di Sediakan Dapur Umum Bencana Kebakaran Pemkot Bitung

Penulis: Alfonds WodiEditor: Redaksi
  • Bagikan
Suasana Dapur Umum Bencana Kebakaran Kota Bitung. (Ist)

BITUNG (Gawai.co) – Pasca bencana kebakaran yang melanda pemukiman warga kompleks Pasar Tua, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa-Kota Bitung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung langsung mendirikan Posko Terpadu serta Media dan Trauma Healing Center. Rabu (30/06).

Posko Terpadu serta Media dan Trauma Healing Center yang berlokasi di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Kota Bitung, yang jaraknya kurang lebih 50 meter dari titik lokasi bencana kebakaran.

Selain itu, dilokasi tersebut dibangun Dapur Umum oleh Dinas Sosial Pemkot Bitung bersama dengan Tagana Kota Bitung serta sejumlah tenda khusus penyintas dan para relawan dari berbagai unsur.

Salah satu relawan yang tergabung dalam Tagana Kota Bitung, Ella Wuisan yang dipercayakan untuk mengkoordinir dapur umum.

Menurutnya, setiap harinya untuk mempersiapkan makan bagi penyintas dan para relawan bencana kebakaran pihaknya memasak nasi kurang lebih 350 kg per harinya.

“Ini sudah termasuk, persiapan makan pagi, makan siang dan makan malam. Dan untuk lauknya kami menyusuaikan dengan stok yang masuk setiap harinya” ucap Ella saat ditemui disela-sela kesibukan mempersiapkan makan bagi penyintas dan relawan.

Sementara untuk packingannya, Ella menyampaikan jumlah perharinya sekitar 2.400 box atau paket makan yang telah dibungkus.

“Rata-ratanya setiap penyajian makan, apakah itu makan pagi, siang ataupun malam kurang lebihnya sekitar 800 box. Namun terkadang kala ada ketambahan karna kami juga menyiapkan makan bersama dengan para relawan” tandasnya.

Saat disentil terkait dengan stok logistiknya, Ella dengan senyuman khasnya menyampaikan semuannya terkordinir.

“Amanlah, kan kami melakukan ini sesuai dengan data hasil dari rekapan para relawan serta bantuan yang masuk dari Posko Terpadu Pemkot Bitung. Intinya terkordinasi” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *