Cetak Lulusan Berdaya Saing Global, Rektor Unima Teken MoU Dengan Julian Co.Ltd Japan

  • Bagikan

Suasana pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung Rektor Unima Prof. Dr. Deitje A. Katuuk MPd bersama Dirut Julian Co.Ltd Japan Mr. Tadahiro Kimura dan partner Program Internship dari NGO RICE Japan Mr. Sato Masami via daring. (Mart Rasuh/Tim Gawai)


Editor: Tim Gawai

Pewarta: Mart Rasuh


TONDANO (Gawai.co) – Dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan mempererat kerjasama antara Jepang dan Indonesia, maka Universitas Negeri Manado (Unima) dan perusahan Julian Co.Ltd Japan melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) melalui program magang secara virtual, di Kantor Pusat Unima, Selasa (27/4).

Acara penandatanganan MoU untuk program magang/internship dipimpin langsung Rektor Unima Prof. Dr. Deitje A. Katuuk, MPd yang turut diikuti via dalam jaringan (daring) Direktur Utama (Dirut) Julian Co.Ltd Japan Mr. Tadahiro Kimura dan partner Program Internship dari NGO RICE Japan Mr. Sato Masami.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Unima, Prof Dei menyampaikan, program magang/internship memungkinkan mahasiswa untuk menjalani pelatihan praktik di perusahaan untuk jangka waktu tertentu (satu tahun), secara paralel dengan belajar di perguruan tinggi yang ada di Jepang.

Sehingga, kata Prof Dei, dapat memberikan hubungan yang erat antara keahlian yang dipelajari di perguruan tinggi dengan keterampilan praktis di perusahaan. 

“Selain memperoleh pemahaman tentang dunia kerja, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kejuruan dengan membuat mahasiswa dapat bersentuhan langsung dengan tempat kerja perusahaan, serta cepat beradaptasi dengan budaya perusahaan,” ungkap rektor.

Lebih lanjut dikatakannya, selain itu juga peningkatan kemampuan berbahasa asing/bahasa Jepang dan mempelajari budaya Jepang dapat diserap dengan baik. Muara dari kerjasama ini, kemampuan mahasiswa dapat terbina pada pengembangan cara berpikir lebih dewasa, siap bekerja dan tentu kreativitas dan inovasi dapat meningkat.

Dirinya menyebut, dengan perkembangan serta tantangan, baik karena faktor globalisasi dan era globalisasi, ditandai dengan disrupsi teknologi dan inovasi yang demikian cepat, tentu membawa pengaruh yang sangat signifikan bagi setiap perguruan tinggi. 

Kini, perguruan tinggi dituntut untuk mampu menjawab perkembangan kebutuhan, harus mampu menyiapkan SDM dengan lulusan yang memiliki kualitas serta daya saing tinggi. 

“Kualitas dan daya saing telah menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) bagi setiap perguruan tinggi. Dengan daya serap dan kesesuaian keahlian pada bidang masing-masing, maka mahasiswa lulusan perguruan tinggi pun harus menghadapi perkembangan dan tantangan ini,” ungkapnya.

Maka ke depan, kata Prof Dei, mutu suatu perguruan tinggi diukur pada tiga kemampuan yaitu pertama global competition atau kemampuan berkompetisi secara global, kedua global collaboration atau kemampuan bekerjasama secara global, dan ketiga global recogniton atau pengakuan secara global.

Oleh karena itu, dengan dilaksanakannya penandatanganan MoU kerjasama antara Unima dan Julian Co.Ltd Japan, merupakan salah satu bagian dari upaya strategis Unima, untuk menghasilkan lulusan berkualitas, baik tingkat nasional maupun pada tataran global. 

“Dari kerjasama dengan Julian Co.Ltd Japan ini memberi ruang kepada Unima dalam menyiapkan lulusan melalui pengalaman belajar, sambil bekerja atau learning by doing,” tegasnya.

Melalui pengalaman belajar seperti ini, mahasiswa akan disiapkan menjadi lulusan yang memiliki kompetensi, baik sikap, pengetahuan maupun keterampilan yang kompetitif berdaya saing tinggi.

“Kerjasama ini pun merupakan bagian dari implementasi, kebijakan merdeka belajar kampus merdeka, yaitu memberi ruang kepada mahasiswa untuk memperoleh hak belajar diluar program studi (prodi) pilihan, selama tiga semester,” terangnya.

Selaku rektor, dirinya mengharapkan, semua prodi terkait dapat memanfaatkan peluang kerjasama dengan Julian Co.Ltd Japan ini.

“Baik dosen maupun mahasiswa manfaatkan kesempatan ini. Melalui kerjasama ini kami berharap Unima tidak hanya membelajarkan mahasiswa di luar prodi, tetapi juga sangat berharap dosen-dosen dapat menghasilkan model-model pembelajaran, memperkaya materi, atau bahan kuliah yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” tegasnya.

Pada kesempatan ini rektor mewakili seluruh keluarga besar Unima menyampaikan, penghargaan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dirut Julian Co.Ltd Japan yang sudah berkenan dan membuka ruang untuk Unima, khususnya dosen dan mahasiswa yang akan belajar di perusahaan.

“Kerjasama ini sungguh merupakan penerapan dari apa yang kita kenal selama ini yaitu triple helix, sekarang ini telah berkembang menjadi penta helix yaitu kerjasama antara perguruan tinggi, dunia usaha dan industri, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan,” sampainya.

“Sekali lagi kami sangat mengapresiasi serta berterima kasih kepada perusahaan serta Dirut Julian Co.Ltd Japan Mr. Tadahiro Kimura dan partner Program Intership dari NGO RICE Japan Mr. Sato Masami yang telah memberika Unima kesempatan terbaik melalui kerjasama ini. Kiranya kerjasama ini akan terus terjalin dengan baik,” ucapnya. 

Sementara itu, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unima Dr. Donal Matheos Ratu MHum mewakili para dekan menyampaikan, kerjasama ini sangat menguntungkan mahasiswa, dosen maupun Unima secara keseluruhan. Karena selain belajar, mahasiswa juga dapat bekerja dan meningkatkan skill, begitu pula dengan dosen untuk pengembangan diri.

“Jadi bagi saya, sayang kalau program ini tidak dimanfaatkan dengan baik,” tuturnya.

Olehnya, lanjut Ratu, khusus FBS akan memaksimalkan SDM yang ada untuk segera merealisasikan program dalam rencana magang/internship. “Secepatnya akan kami realisasikan hasil dari kerjasama ini guna menunjang program ibu Rektor Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk MPd dalam pengembangan kualitas kampus kedepan, tentu berdasarkan visi misi Unima Mapalus,” ungkapnya.

Apalagi, kata Donal, di FBS ada Prodi Bahasa Jepang yang notabenenya berkaitan langsung dengan kerjasama perusahaan Julian Co.Ltd Japan. Bahkan, banyak lulusan dari prodi ini telah sukses di Jepang.

“Lulusan kami di Prodi Bahasa Jepang banyak yang sukses berkarier, meningkatkan SDM melalui program magang seperti ini. Olehnya, kami akan memanfaatkan program ini dengan sangat baik. Terima kasih untuk ibu rektor dan juga perusahaan Julian Co.Ltd Japan yang telah membuka pintu peluang melalui kerjasama ini,” tandasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya, Dirut Julian Co.Ltd Japan Mr. Tadahiro Kimura dan partner Program Internship dari NGO RICE Japan Mr. Sato Masami yang mengikuti secara daring dari Jepang serta Pembantu Rektor I Prof. Dr. Orbanus Naharia MSi, Pembantu Rektor II Prof. Dr. Sanusi Gugule MS, Pembantu Rektor III Drs. Jim Roni Tuna MAP, Pembantu Rektor IV Prof. Dr. Noldy Pelengkahu, para pimpinan fakultas, direktur dan ketua lembaga, kepala biro dan para dosen Prodi Bahasa Jepang. (Mart Rasuh/Tim Gawai)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *