Antisipasi Persolan Sampah Tim Rompi Hijau DLH Kota Bitung Bukan Sekedar ‘Lips Service’

  • Bagikan
Penumpukan sampah di wilayah Kelurahan Wangurer, Kecamatan Girian hampir sebulan. (ist)

BITUNG (Gawa.co) – Antisipasi persoalan sampah di Kota Bitung, kian terus digaungkan oleh Dinas Lingkungan Hidup melalui program ‘Tim Rompi Hijau’ untuk mengantisipasi persoalan sampah dan mensupport program 100 hari kerja Pemerintahan Kota Bitung yang baru.

Namun hal tersebut terkesan hanya ‘Lips Service’ buktinya penumpukan sampah kian terus tertumpuk bahkan kurang lebih hampir sebulan tumpukan sampah tersebut belum juga terangkut.

Salah satu warga yang tinggal didekat lokasi penumpukan sampah di wilayah Kelurahan Wangurer, Kecamatan Girian menyampaikan akan hal tersebut.

“Penumpukan sampah sudah lama tertumpuk! Bahkan tempat sampahnya sudah penuh sehingga sampah yang lainnya hanya dibiarkan di pingiran jalan,” ujarnya serambi mewanti-wantin agar namanya tidak diberitakan. Jumat (13/04).

Dirinya pun berharap agar Pemerintah Kelurahan bahkan ‘Tim Rompi Hijau’ milik dari Dinas Lingkungan Hidup, dapat memperhatikan persoalan ini.

“Saya berharap agar pemerintah dapat segera memperhatikan akan persoalan ini, dan kedepannya agar supaya bekerja sesuai dengan kondisi di lapangan, bukan bekerja dengan moto ‘Asal Bapak Senang’,” imbuhnya.

Seraya menambahkan,”Bagimana mau hidup sehat kalau setiap harinya menghirup udara dari tumpukan sampah,” pungkasnya.

Terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sadat Minabari saat dihubungi melaui via whatsapp menyampaikan petugas pengangkutan sampah telah melaksanakan pekerjaan mereka secara rutin sesuai jadwal dan titik lokasi pengangkutan.

Menurut Minabari penumpukan sampah tersebut kemungkinan besar tidak berada diwilayah titik pengangkutan.

“Kelihatan lokasinya tidak berada di titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS),” singkatnya.

Ia pun menambahkan, saat ini pihaknya telah mengerakan petugas kelokasi penumpukan sampah.

“Petugas DLH sudah bergerak ke lokasi, dan akan berkoordinasi dengan Lurah setempat,” ujar Minabari.

Seraya menambahkan,”Untuk Tim Rompi Hijau, mereka bekerja diluar rutinitas yang ada saat ini, sehingga mereka selalu stanby setiap saat. Adapun jadwal kerja mereka dimulai dari jam 08:00 hingga 17:00 Wita,” pungkas Minabari. (Tim Gawai.co)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *